Membangun masyarakat bermoral merupakan hal yang penting dalam menjaga keharmonisan dan keberlangsungan sebuah negara. Peran individu dan institusi pendidikan sangatlah vital dalam proses pembentukan masyarakat yang memiliki moral yang tinggi.
Individu sebagai bagian dari masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga moralitas diri serta berperan aktif dalam membangun moralitas masyarakat secara keseluruhan. Menurut Soekarno, “Ketika individu memiliki moral yang tinggi, maka masyarakat akan menjadi lebih baik secara keseluruhan.”
Namun, tidak hanya individu saja yang bertanggung jawab dalam membangun masyarakat bermoral. Institusi pendidikan juga memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan moralitas individu. Menurut Ki Hajar Dewantara, “Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter dan moralitas yang baik.”
Melalui pendidikan, individu dapat diajarkan tentang nilai-nilai moralitas seperti jujur, disiplin, dan tolong-menolong. Dengan demikian, individu akan dapat membawa nilai-nilai tersebut ke dalam masyarakat dan membangun masyarakat yang lebih bermoral.
Selain itu, melalui institusi pendidikan, individu juga dapat diajarkan untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Menurut John Dewey, “Pendidikan bukan hanya tentang menyesuaikan diri dengan masyarakat, tetapi juga tentang mengubah masyarakat menjadi lebih baik.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa membangun masyarakat bermoral merupakan tanggung jawab bersama individu dan institusi pendidikan. Melalui kerjasama yang baik antara keduanya, diharapkan masyarakat yang memiliki moralitas yang tinggi dapat terwujud.